Power Up - Mempersiapkan Perempuan untuk masa depan melalui Teknologi

Inaq bekerja sebagai pedagang kaki lima dan menjadi anggota kaukus perempuan bersama anggota lain bergabung dalam pertemuan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa.

Inaq aktif berpartisipasi dalam kegiatan PowerUp. Ia sangat senang menjadi anggota kaukus karena melalui grup ini ia dapat memiliki banyak teman yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya dan dapat mengikuti proses musyawarah perencanaan pembangunan di desanya. (kredit: Yasinta/Oxfam)

Program ini berkontribusi terhadap ruang lingkup “Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Memiliki Kerentanan Sosial-Ekonomi” yang menjadi cakupan kerja Oxfam di Indonesia dalam MSP bersama Kementerian Sosial. Perempuan memiliki akses yang lebih rendah dalam ruang pendidikan, kesehatan, sosial dan politik. Akibatnya, terjadi ketimpangan antara laki-laki dan perempuan. Program ini memberdayakan perempuan di desa dan komunitas untuk berpartisipasi dalam perencanaan desa. Melalui pengembangan teknologi/digital platform, perempuan dapat turut melakukan pemantauan terhadap akses kesehatan.

Program yang mengandalkan teknologi komunikasi ini akan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama tiga tahun pada 2017 hingga 2020 kerjasama Oxfam bersama mitra yang didanai oleh Global Affairs Canada (GAC).

Dengan menggunakan teknologi yang inovatif dan mudah diakses dalam memberdayakan perempuan, laki-laki, anak laki-laki, anak perempuan, dan kelompok perempuan, diharapkan proyek ini akan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan yang demokratis untuk menyuarakan hak mereka, meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses dan memahami informasi serta dapat mengakses layanan yang lebih baik.

Inisiatif ini akan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi yang berbasis pada komunikasi seluler dan situs web untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, terutama perempuan yang terpinggirkan. Inisiatif ini menanggapi komitmen Pemerintah Indonesia terhadap desentralisasi pengambilan keputusan dalam penganggaran dan perencanaan ke tingkat kabupaten dan desa namun tidak terbatas pada Undang-Undang Pembangunan Desa (UU 6) 2014.

UU ini mewajibkan pemerintah di tingkat desa untuk memfasilitasi partisipasi warga dalam penganggaran dan perencanaan terutama kesehatan perempuan. Proyek ini juga akan bekerja sama dengan dinas kesehatan di tingkat kabupaten dan kecamatan di bawah Kementerian Kesehatan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik di tingkat desa dalam menangani kebutuhan kesehatan ibu dan perempuan dengan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Mitra Oxfam dalam mengembangkan aplikasi dan platform teknologi inovatif dalam proyek ini adalah VOTO Mobile. VOTO Mobile adalah perusahaan teknologi Kanada yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengembangkan aplikasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi dan VOTO akan bekerja sama dengan operator jaringan telekomunikasi lokal di Indonesia.

Lokasi Proyek

Nusa Tenggara Barat: Lombok Barat, Tengah, Timur, dan Utara;

Mitra Kerja

Konsepsi, Koslata, PKBI NTB, KPI NTB;