Even It Up

Menatap masa depan: seorang ayah menggendong anak perempuannya ketika berdiri di satu area dimana warga setempat baru saja digusur untuk area pembangunan baru, dekat dengan apartemen mewah di Jakarta Utara, Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, ketimpangan antara kelompok orang terkaya dan kelompok lainnya di Indonesia makin meningkat secara lebih cepat ketimbang negara lain di Asia Tenggara. Foto: Tiara Audina/Antropologi UI

Menatap masa depan: seorang ayah menggendong anak perempuannya ketika berdiri di satu area dimana warga setempat baru saja digusur untuk area pembangunan baru, dekat dengan apartemen mewah di Jakarta Utara, Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, ketimpangan antara kelompok orang terkaya dan kelompok lainnya di Indonesia makin meningkat secara lebih cepat ketimbang negara lain di Asia Tenggara. Foto: Tiara Audina/Antropologi UI

Dalam dua dekade terakhir, kesenjangan antara orang terkaya dan kelompok lainnya di Indonesia telah berkembang lebih cepat daripada di negara lain di Asia Tenggara.

Indonesia saat ini adalah negara keenam dengan tingkat ketimpangan tertinggi di dunia. Saat ini, empat orang terkaya di Indonesia memiliki kekayaan lebih dari jumlah total 100 juta orang termiskin.

Perkembangan ketimpangan di Indonesia menghalangi upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, menekan pertumbuhan ekonomi dan mengancam ikatan kohesi sosial. Apa artinya ini bagi orang awam pada umumnya?

Warga termiskin - terutama perempuan - menerima upah rendah dan tak nyaman di tempat kerja. Akses terhadap infrastruktur seperti listrik atau jalan yang layak tidak sama dengan daerah pedesaan yang kurang tersedia dibandingkan di perkotaan.

Mayoritas tanah dimiliki oleh perusahaan besar dan orang kaya yang mendapatkan semua keuntungan dari properti itu semua. Demikian pula sistim pendidikan yang kekurangan dana dan ada hambatan untuk memiliki akses yang sama, yang berarti banyak pekerja Indonesia tak dapat meraih pekerjaan dengan keterampilan tinggi dengan penghasilan yang tinggi.

Selain itu, bersama Oxfam Internasional kita dapat mendukung upaya mempersempit jurang antara super kaya dan kelompok masyarakat lainnya dengan mendukung gerakan perubahan untuk mengurangi ketimpangan di dunia dan di kita dapat terlibat dalam perdebatan upaya untuk mempersempit jurang ekstrem dalam ketimpangan di Indonesia. 

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menjadikan penurunan ketimpangan sebagai prioritas utama pada tahun 2017. Hal ini dapat tercapai dengan memberlakukan upah hidup layak (living wage) bagi semua pekerja, meningkatkan belanja publik, serta memastikan perusahaan besar dan individu kaya membayar pajak secara adil. 

Menuju Indonesia Yang Lebih Setara

#EvenItUp