Laporan Ketimpangan Indonesia: Menuju Indonesia Yang Lebih Setara

Bagaimana pemerintah melakukan tindakan untuk mengurangi ketimpangan antara kelompok terkaya dan kelompok lainnya?

Menatap masa depan: seorang ayah menggendong anak perempuannya ketika berdiri di satu area dimana warga setempat baru saja digusur untuk area pembangunan baru, dekat dengan apartemen mewah di Jakarta Utara, Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, ketimpangan antara kelompok orang terkaya dan kelompok lainnya di Indonesia makin meningkat secara lebih cepat ketimbang negara lain di Asia Tenggara. Foto: Tiara Audina/Antropologi UI
Penulis publikasi: 
Luke Gibson
Tanggal penerbitan: 
Kamis, Februari 23, 2017

Dalam dua dekade terakhir, ketimpangan yang terjadi di Indonesia antara kelompok terkaya dan kelompok miskin mengalami peningkatan yang lebih cepat dibanding dengan negara-negara lainnya di Asia Tenggara.

Empat orang terkaya di Indonesia memiliki kekayaan lebih dari kekayaan 100 juta penduduk termiskin. Ketimpangan tersebut, tidak hanya memperlambat pengentasan kemiskinan, tetapi juga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengancam kohesi sosial.

Presiden Joko Widodo telah menjadikan penurunan ketimpangan sebagai prioritas utama pada tahun 2017. Hal ini dapat tercapai dengan memberlakukan upah hidup layak bagi semua pekerja, meningkatkan belanja publik, serta memastikan perusahaan besar dan individu kaya membayar pajak secara adil. 

-----------------

Laporan dapat dibaca dalam Laporan dalam bahasa Inggris, serta liputan peluncuran dapat dilihat kembali dalam infografis dalam Liputan Tempo.co, liputan editorial Media Indonesia mengulas Menuju Indonesia Lebih Setara, liputan berita CNN Indonesia, serta liputan berita BBC Indonesia, serta bisa juga dilihat dalam video peluncuran Laporan Ketimpangan Indonesia: Menuju Indonesia Yang Lebih Setara.